Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal Penting Untuk Memulai Berbisnis Sewa Apartemen

Hal Penting Untuk Memulai Berbisnis Sewa Apartemen

Arunapasman.com - Memulai Berbisnis Sewa Apartemen bukan hanya soal beli, iklankan, sewakan dan dapat untung, tetapi dari sisi orang yang ingin menyewanya pun punya beberapa pertimbangan sehingga tidak setiap apartment bisa dijadikan ladang bisnis sewa.

Memang tinggal di apartemen pada masa sekarang menjadi sebuah pilihan yang sangat masuk akal untuk kaum urban karena lokasinya, fasilitas perlengkapan, hingga tidak adanya gangguan ketika istirihat.

Memilih tinggal di apartemen untuk sebagian orang juga menjadi pilihan yang serba praktis, nyama dan aman, tentu karena tidak semua orang bisa dengan mudah masuk ke properti kita dan juga tidak butuh banyak basa basi ke orang lain.
Dengan latar belakang tersebut ada bisnis persewaan unit apartemen yang bisa dikatakan sangat menjanjikan apabila targetnya tepat, apalagi sekarang pola kehidupan urban yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain efek dari tuntutan kerja atau study sangat sering terjadi.

Memulai Berbisnis Sewa Apartemen


Ya, pada dasarnya Berbisnis Sewa Apartemen sangatlah mudah tinggal beli, iklankan di media yang cocok kemudian sewakan dan dapat untung langsung tanpa ada yang berkurang dari properti kita.

Tapi ternyata faktor mudah atau tidaknya dipilih orang untuk disewa bukanlah sesuatu yang gampang karena banyak sekali pertimbangan yang diperhatikan, maka dari itu sebelum kamu menggeluti Berbisnis Sewa Apartemen, carilah lokasi yang memang mendukung apartemen tersebut mudah untuk disewakan.

Ada beberapa faktor dan variabel yang bisa dijadikan acuan untuk memilih apartemen sebelum disewakan secara kontinue dan tentu agar bisa meningkatkan harga sewa dari apartemen tersebut.

1. Faktor Lokasi yang Strategis
Jelas faktor pilihan orang yang ingin menyewa apartemen pastilah karena lokasi nya yang strategis, jadi semakin strategis lokasi maka semakin tinggi nilai jual ataupun sewa unit apartemen nya.

Maksud dari "Strategis" ini tidak lain dekat dengan fasilitas umum ataupun tempat-tempat penting seperti, tempat kerja, universitas, tempat membeli kebutuhan, rumahsakit, market, dan lokasi hijau.

Tidak akan mungkin sebuah apartemen punya semua faktor dekat dengan tempat tersebut, kalau ingin memprioritaskan maka lebih ke tempat kerja, universitas dan market saja sehingga target promosinya jelas untuk mereka yang bekerja berpindah-pindah atau mahasiswa.

2. Bagian Dekorasi dan Furnished

Berikutnya mungkin tentang dekorasi dan penuh dengan furnitur yang dibutuhkan, sentuhan dekorasi furnishing di bagian dalam interior apartemen pasti bisa dipamerkan ketika promosi untuk meyewakan termasuk renovasi unit standard developer agar terkesan menjadi unit yang "istimewa"

Dekorasi yang bisa dipilih antara terkesan klasik, minimalis atau modern dan hindari dekorasi bercampur-campur, yang penting dekorasi furnishing bisa disesuaikan dengan kebutuhan target penyewa.

Dekorasi dengan furniture yang mewah justru bukan pilihan yang tepat karena pasti akan mempengaruhi peningkatan harga sewa dan selera penyewa pun tidak semuanya suka dengan yang mewah-mewah, jika bingung mencari ide dekorasi maka minimalis modern menjadi pilihan yang cocok untuk kaum urban.

3. Reputasi Developer dan Prospek Apartemen

Penting juga untuk memeriksa kredibilitas developer properti, kalau memang harus memilih maka pilihlah yang memiliki reputasi bagus dan tepercaya karena tidak sedikit juga penyewa yang menilik pembangunya terlebih dahulu untuk memastikan bagaimana kualitas unitnya.

Lagipula apartemen dari pengembang ternama pastinya akan cepat beroprasi dan memiliki rencana panjang lebih matang, apalagi jika ditunjang oleh fasilitas setara bintang 5, pastinya kenaikan harga sewa bisa lebih mudah didapatkan.

Melakoni jasa sewa unit apartemen akan membuat kamu bisa mendapatkan pengalaman serta relasi dengan orang-orang baru, maka dari itu tidak ada salahnya memilih apartemen dari pengembang ternama agar calon penyewanya lebih yakin.

4. Pelajari Penjualan Pasar Kedua atau Second Market

Sebelum memutuskan untuk membeli unit apartemen, tidak ada salahnya untuk mempelajari penjualan pasar kedua jika memang nanti keadaannya mengharuskan kita menjual unit tersebut.

Caranya mudah saja tingga pelajari dan perhatikan reputasi dari proyek apartemen developer yang sebelumnya, apabila reputasinya bagus dan harga jual kembalinya bisa tinggi maka tepat jika memutuskan untuk membeli unit di proyek apartemen baru.

5. Cek Fasilitas Utama yang Terintegrasi

Selanjutnya pejalari dan cari tau fasilitas utama apa saja yang terintegrasi dengan apartemen tersebut misalnya berupa unit sarana pendukung kios, kawasan komersial dan ruko yang menjual bahan kebutuhan pokok ataupun barang-barang yang sering dibutuhkan.

6. Kemudahan Akses dari Pintu Tol

Ini yang juga tidak kalah penting dimana kemudahan akses ke pintu tol pada masa sekarang sangat menjadi pertimbangan utama, tentu karena semua mobilitas lebih cepat diakses lewat jalur tol, carilah unit yang bisa diakses sekitar 5 - 10 menit saja ke pintu tol.

7. Harga Jual Per Unit

Jika memang ingin memulai bisnis sewa unit properti apartemen, variabel pertimbangan berikutnya yaitu harga beli per unitnya. Misal ada modal sekitar 2M saja, jangan membeli unit yang mewah seharga modal, tapi belilah 4 unit dengan harga beli 400jt-500jt sehingga dari awal kamu sudah bisa memiliki 4 unit untuk mulai disewakan.

Pertimbangannya melihat dari target siapa nanti yang akan menyewa unit tersebut, mungkin jika target nya mahasiswa di dekat kampus atau orang yang bekerja dinas dalam jangka waktu tertentu maka tidak mungkin untuk membeli unit dengan harga tinggi karena nanti nilai sewanya juga akan tinggi.

Rentang harga di kisaran Rp 500 juta an per unit sudah sangat cukup untuk memulai bisnis sewa apartemen dengan target calon konsumen tipe urban atau mereka yang tinggal di suatu kota tidak lebih dari beberapa bulan atau beberapa tahun saja. Jangan lupa pilihlah unit yang didukung berbagai perbankan nasional sehingga untuk pemberian fasilitas kredit kepemilikan tiap unit bisa elbih mudah didapatkan.