Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

3 Hal Penting Sebelum Investasi Properti

3 Hal Penting Sebelum Investasi Properti

Arunapasman.com - Ada beberapa hal penting sebelum kamu memutuskan untuk investasi di bidang properti meskipun pada umumnya sebagian besar orang hanya berpikir tentang rumah tinggal ketika membicarakan properti.

Khusus ketika akan membeli properti dengan tujuan investasi butuh pola analisis yang berbeda dengan tujuan membeli rumah tinggal yaitu investasi properti harus fokus pada potensi dan prospek kenaikan harga.

Kelebihan Investasi Properti


Kelebihan Investasi Properti

Info Properti Pilihan :
Kelebihan dari investasi properti pada dasarnya berbeda dari jenis investasi lainnya dimana investasi properti berbentuk fisik dan lebih nyaman dibanding aset keuangan.

Invest properti bisa digambarkan sebagai jenis investasi yang selalu naik karena faktor lahan terbatas dan permintaan selalu banyak.

Kelebihan berikutnya investasi properti bisa dibeli dengan skema kredit kepemilikan jangka panjang dan juga bisa menjadi aset aktif sebagai penghasilan tambahan di waktu yang sama.

Kekurangan Investasi Properti


Kekurangan Investasi Properti

Tetapi investasi properti juga butuh biaya perawatan dan juga paling penting ada pajak tahunan berupa pajak bumi dan bangunan.

Inves properti juga bisa makan waktu bulanan hingga tahunan sehingga perhitungan keuntungan bersih hanya bisa dipastikan ketika semua biaya transaksi sudah dilunasi dan jika beli properti dengan kredit mka akan meningkatkan risiko utang investor.

Berdasarkan kelebihan dan kekurangan diatas maka ada beberapa hal penting yang harus kamu perhatikan sebelum memutuskan untuk melakoni investasi properti. 

Hal Penting Sebelum Investasi Properti


1. Perhatikan Rasio lancar

Faktor pertama untuk mengukur kesehatan keuangan adalah rasio lancar yaitu minimal 15 persen dari kekayaan bersih bentuk tunai atau setara dan kemudian perhatikan kekayaan bersih yaitu total jumlah harta setelah dikurangi utang.

Aset setara tunai lainnya berupa tabungan dan deposito, reksa dana, obligasi, saham, emas, dan nilai tunai asuransi yang bisa digunakan untuk berjaga-jaga agar investor tidak terjebak utang.

2. Penting : Rasio Cicilan

Berikutnya agar proses investasi properti tidak menganggu kelancaran keuangan pribadi maka sangat penting untuk menjaga rasio cicilan agar tidak lebih dari 30 persen penghasilan bulanan jadi dengan kondisi rasio cicilan sehat, investor bisa dengan mudah mengajukan kredit kepemilikan.

3. Pelajari Status Hukum

Terakhir mungkin penting untuk mempelajari status hukum dari properti tersebut untuk menghindari sengketa di kemudian hari dan juga pelajari perbedaan berbagai status kepemilikan.

Status kepemilikan yanh harus kamu pahami yaitu hak milik, hak guna usaha, hak pakai, hak guna bangunan, hak satuan rumah susun dan sebagainya kemudian penting untuk mempelajari hak atas bangunan dan status tanah tempat bangunan didirikan khusus investasi properti apartement. 

Penutup Sebelum Investasi Properti


Itulah 3 hal penting pertama yang harus kamu pahami dan capai sebelum memutuskan untuk berinvestasi di bidang properti agar tidak menajdi bumerang dan memberatkan kondisi keuangan dikemudian hari.