Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kiat-Kiat Mengurangi Lembap di Dalam Rumah

Kiat-Kiat Mengurangi Lembap di Dalam Rumah

Arunapasman.com - Munculnya kondisi Lembab tidak bisa dihindari pada setiap rumah karena bermacam hal, tapi tentunya ada beberapa solusi dan kiat-kiat untuk mengurangi kelembaban yang muncul didalam rumah kita.

Pada umumnya kelembaban yang muncul pada setiap ruang itu berbeda-beda, ada ruangan dengan kelembapan tinggi dan ada juga ruangan dengan kelembapan rendah, jadi perlu diketahui dulu apa penyebab dari munculnya lembab tersebut.

Efek lembap yang berlebihan bisa menimbulkan jamur dan tentu menjadi penyebab penyakit untuk seisi rumah, tapi kelembaban yang terlalu rendah juga sebaiknya dihindari karena bisa membuat kulit kering dan pecah-pecah hingga barang dan furniture yang cepat rusak, maka dari itu kelembapan yang sesuai harus pas.

Cara Mengurangi Kelembapan Di Ruangan Rumah

Jika terjadi lembab yang berlebihan maka harus diketahui dulu apa penyebabnya dan perlu tindakan tertentu agar kelembapan tersebut berkurang, tapi jika kondisi ruangan terlalu kering maka haruslah ada sumber kelembapan alami yang masuk ke ruangan.

1. Cek Sumber Kelembapan

Pertama kamu harus tau dulu apa penyebab munculnya kelembapan yang berlebihan di dalam ruangan, tentu kamu bisa mengidentifikasi nya terlebih dahulu dan menguji seberapa tinggi kelembapan yang ada dengan humidistat.

Langsung saja ke pengukurannyam tingkat kelembaban yang pas atau Kelembapan Relatif (RH) untuk ruangan yang pas dan cukup ada di rentang 30 persen sampai 50 persen jika lebih rendah maka terlalu kering dan jika terlalu tinggi maka terlalu lembab.
2. Kelembapan Muncul Karena Aktifitas

Perlu diketahui jika terlalu banyak aktivitas bersih-bersih di dalam rumah juga bisa menambah tingkat kelembapan seperti terlalu sering mengepel lantai dan meyemprotkan parfum serta berbagai aktivitas yang ada kandungan air didalamnya.

Karena itu mungkin bisa mengurangi aktivitas nyang menyebabkan kelembapan berlebih misalnya mencuci jangan terlalu lama atau jangan sering mengepel ruangan, cukup disapu teratur, dan pel lantai 2hari sekali saja. Menggantung pakaian pun sebaiknya dilakukan pada luar ruangan karena jika melakukannya didalam pasti ruangan akan menjadi lebih lembab dari sebelumnya.

3. Maksimalkan Fungsi Ventilasi

Berikutnya mungki kamu harus cek ventilasi dan sebisa mungkin memaksimalkan fungsinya, kinerja ventilasi yang tidak maksimal bisa menjadi penyebab paling umum munculnya kelembapan berlebih.

Jika mungkin aliran udara dari ventilasi yang ada kurang bagus karena adanya tembok dan sebagainya, solusi paling baik untuk menggunakan atau memasang kipas ventilasi, atau mungkin gunakan kipas angin secara konsisten dan arahkan anginnya ke ventilasi utnuk membantu mengurangi kelembapan yang ada.

Bersihkan ventilasi dengan teratur agar tidak banyak debu yang menempel dimana menjadi penyebab pengap dan udara kotor. Ventilasi yang baik seharusnya ada lebih dari satu, dimana berfungsi sebagai jalan masuk udara baru dan keluarnya udara lembab atau kering.

4. Kurangi Penggunaan Tanaman dalam Ruang

Meletakkan tanaman didalam ruangan memang bisa membantu menjadikan ruangan menjadi lebih hidup dan lebih asri, tapi jika jumlah tanaman yang diletakkan pada ruangan terlalu banyak tentu akan menjadi penyebab kelembapan yang tinggi.

Maka dari itu sebaiknya atur jumlah tanaman yang ada didalam ruangan, atau mungkin gunakan tanaman yang bersifat lebih kering seperti kaktus kaktus mini, hindari penggunaan tanaman tropis yang memiliki kelembapan tinggi.

5. Maksimalkan Sirkulasi Udara

Solusi terbaik untuk mengurangi kelembapan berlebih di dalam ruangan tentu saja dengan meningkatkan dan memaksimalkan sirkulasi aliran udara ke seluruh ruangan agar tidak ada kelembapan yang terperangkap di satu tempat saja, sirkulasi udara juga bisa menyeimbangkan suhu interior sehingga barang barang yang terdapat disana bisa lebih awet.

Tindakan terbaik agar sirkulasi udara tetap bergerak dengan baik, maka pastikan semua lubang udara disetiap ruangan termasuk pintu-pintunya terbuka agar aliran udara tidak terhalang, bisa juga dibantu dengan menyalakan kipas.

6. Pakai Jendela Baru

Kalau jendela rumah sudah mulai sulit dibuka ditutup atau terasa menghalangi sejumlah besar udara yang masuk maka lebih baik ganti jendela baru yang desainnya memudahkan udara untuk masuk dari luar, lagipula dengan mengganti jendela baru pastinya akan memperindah ruangan tersebut.

7. Gunakan Dehumidifier

Dehumidifier adalah sebuah alat yang dapat membantu mengekstraksi kelembapan dari udara untuk membantu mengurangi tingkat RH internal agar ruangan bisa mencapai tingkat kelembapan ideal lebih mudah.

Dehumidifier ini memang menjadi sebuah solusi yang terbaik dan sangat membantu, perangkatnya terdiri dari sebagian besar ember berisi air yang harus dibuang ketika sudah penuh. Dari fungsinya, alat ini menjadi sebuah metode yang sangat efektif untuk mengurangi tingkat kelembapan tinggi di ruangan tertentu.

Mungkin itulah beberapa cara dan kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk mengurangi kelembapan yang berlebih didalam rumah, dan dengan cara yang sama pun juga bisa mengatasi ruangan yang sangat panas, jadi rumah bisa terasa nyaman dan lebih sejuk.