Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Switch Mobile Mengakhiri Layanan, Pelanggan Dihimbau Beralih ke Smartfren

Switch Mobile Mengakhiri Layanan, Pelanggan Dihimbau Beralih ke Smartfren

Arunapasman.com - Switch Mobile dikabarkan akan mengakhiri layanan dan akan mengalihkan semua pelanggannya ke Smartfren.

Switch Mobile yang merupakan operator selular berbasis digital yang merupakan bagian dari PT Smartfren Telecom terbilang baru dan berlaga di tanah air masih sekitar 1 tahun an.

Proses migrasi pelanggan dari Switch Mobile ke Smartfren akan dilakukan pada 27 Januari 2021 pukul 09.00 WIB dan selama proses migrasi tersebut semua pelanggan tidak akan bisa menggunakan jaringan dan layanan Switch terlebih dahulu. 
Estimasi waktu migrasi masih belum pasti yang jelas mulai dari jam 09.00 WIB hingga prosesnya selesai, jadi jika kamu menggunakan layanan Switch Mobile bisa mengunduh sekaligus beralih ke aplikasi mySF.

Seperti yang sudah kita tau bahwa Switch Mobile merupakan operator reseller dari Smartfren jadi jika layanan dihentikan maka otomatis akan dialihkan ke layanan operator Smartfren.

Diluncurkannya Switch Mobile pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan jumlah pelanggan seperti Telkomsel dan XL yang juga meluncurkan operator barunya.

Namun permasalahannya muncul karena di kota besar atau yang pada penduduk jumlah pelanggannya sudah jenuh dan sangat kecil yang akan "berpindah" layanan hanya karena ada promo dari operator lain.

Switch Mobile Hadir di Indonesia pada bulan Maret 2020 serta beroperasi memanfaatkan sumber daya frekuensi milik Smartfren, meskipun begitu Switch Mobile dibangun dengan tim tersendiri dan terpisah dari Smartfren.

Kelebihannya mungkin semua aktifitas dikalukan secara digital lewat aplikasi dan tidak menggunakan UMB atau dial sebaginya.

Selain Switch Mobile ada juga Telkomsel dengan operator barunya yaitu by.U kemudian ada XL dengan operator barunya Live.on, sangat disayangkan kalau Switch Mobile harus mengakhiri layanannya.

Karena basis operator digital yaitu Mobile Virtual Network Operator (MVNO) yang artinya semua aktifitas dilakukan via aplikasi.

Maka bisa disimpulkan jika operator baru seperti ini membutuhkan market research yang lebih dalam karena peralihan ke basis digital juga membutuhkan waktu edukasi yang lebih panjang.