Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lebih Aman Telegram Atau Signal ?

Lebih Aman Telegram Atau Signal ?

Arunapasman.com - Seperti yang kita tau kalau aplikasi WhatsApp baru baru ini membuat kebijakan privasi baru yang banyak mengundang kontroversi.

Disisi lain karenanya banyak pengguna WA beralih ke aplikasi chatting lain seperti telegram dan signal.

Antara kedua aplikasi ini yaitu Telegram dan Signal sama-sama mengandalkan dan unjuk gigi dengan fitur privasi dan keamanannya. Namun, mana yang lebih aman ? Telegram atau Signal ?

Info Ponsel :
Jika pengguna WA ingin pindah ke Telegram atau Signal rasanya menjadi hal yang wajar karena adanya kebijakan privasi baru tersebut.

Khusus kali ini Arunapasman akan mengulas gambaran besar perbandingan keamanan dan privasi antara Telegram dan Signal.

Aplikasi Chatting Telegram


Pertama mungkin kita harus tau salah satu fitur andalan Telegram yaitu ketika pengguna ingin menambahkan kontak pengguna lain maka hanya harus menggunakan username tanpa nomor telepon.

Tentang kebijakan privasi dari Telegram, dia akan mengumpulkan nomor telepon beserta kontak pengguna ketika pertama kali mendaftar.

Telegram juga bisa mengakses username serta foto profil kamu sebagai pengguna dan juga bisa mengakses data dari perangkat yang digunakan kemudian alamat IP, cukup wajar untuk sebuah aplikasi chatting.

Tindakan two-factor authentication lewat email juga akan direkam oleh Telegram juga, namun disebutkan oleh Telegram bahwa data tersebut tidak akan digunakan untuk menampilkan iklan kepada pengguna.

Sebagai informasi yang perlu kamu tau yaitu Telegram merupakan sebuah layanan messaging berbasis cloud, yang artinya kamu bisa mengakses satu akun dari beberapa perangkat dan semua percakapan tetap tersinkronisasi.

Telegram menggunakan metode enkripsi client-to-server tetapi percakapan yang dilakukan pengguna tidak terlindungi enkripsi end-to-end secara default, secara mudahnya jika ada yang berniat jahat dan mampu mengakses server Telegram maka akan bisa membaca percakapan yang ada.

Khusus moderator dan bot Telegram sendiri tentu bisa mengakses server dengan tujuan untuk mencegah spam serta mengantisipasi penyalahgunaan pada platform Telegram.

Jika kamu ingin memastikan tidak ada orang lain yang bisa melihat serta membaca percakapan bisa menggunakan fitur Secret Chat yang terlindungi dengan enkripsi end-to-end.

Bot Telegram juga bisa berinteraksi dengan pengguna namun ada juga fitur mode privasi yang akan diaktifkan secara default untuk menjaga bot agar tidak bisa membaca percakapan yang ada.

Apabila bot tersebut ditambahkan menjadi admin grup maka otomatis akan bisa membaca pesan percakapan pengguna.

Telegram memang memberikan ijin kepada bot untuk memfasilitasi semua pembayaran tetapi semua transaksi yang ada akan ditangani langsung oleh penyedia layanan pihak ketiga sehingga perusahaan Telegram tidak menyimpan data keuangan dari pengguna layanan.

Aplikasi Chatting Signal


Berikutnya kita kenalan dengan Signal yang mengutamakan kebijakan privasinya dimana menyatakan tidak mengumpulkan data dari pengguna dalam bentuk apa pun.

Pada dsarnya kita harus memberikan nomor telepon ketika membuat akun signal yang baru tapi sampai saat ini Signal masih berusaha mencari cara agar tidak lagi mengumpulkan telepon dari pengguna.

Signal akan mengirimkan nomor telepon yang sudah dipotong serta diacak dengan kriptografis untuk menemukan kontak lain, di sisi lain nama kontak yang ada dan informasi terkait tidak disimpan pada server aplikasi.

Signal dikelola oleh organisasi nirlaba, dan karena itulah mereka tidak mengumpulkan data sama sekali. Kemudian aplikasi signal tidak menampilkan iklan untuk pengguna untuk saat ini sehingga tidak ada keuntungan untuk mengumpulkan informasi pengguna.

Signal merupakan aplikasi berbasis open source dimana semua kode yang digunakan untuk membangun aplikasi bisa diakses secara publik dan karena itulah akan membuat sulit orang yang berniat buruk untuk menaruh backdoor.

Semua percakapan yang dilakukan pada Signal di enkripsi end-to-end secara default bahkan jika percakapan tersebut berupa stiker.

Enkripsi pada aplikasi Signal berdasarkan Signal Protocol yang di kembangkan sendiri dan protokol ini digunakan juga oleh WhatsApp ataupun Skype sehingga aplikasi ini memiliki enkripsi yang bagus.

Fitur privasi lain dari Signal misalnya preview aplikasi tidak bisa dilihat oleh orang lain dan juga kamu sebagai pengguna bisa menggunakan password atau biometrik untuk mengamankan proses masuk ke akun.

Jadi Lebih Aman Telegram Atau Signal ?


Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, memang aplikasi Telegram mengumpulkan data yang lebih sedikit daripada WhatsApp namun chat yang ada tak terlindungi oleh enkripsi end-to-end secara default.

Pada dasarnya Telegram tidak bisa membaca semua pesan pengguna, namun hal ini perlu diperhatikan juga karena ada chat tertentu yang bisa dibaca jika di ijinkan oleh aplikasi dan bot.

Kemudian untuk aplikasi chat Signal terbilang lebih aman dibandingkan aplikasi chatting lainnya karena enkripsi dan fitur keamanan yang ada, namun fitur sekarang masih sangat sedikit untuk sebuah aplikasi chat.

Kalau ingin memilih rasanya tergantung kebutuhan dan bisa menginstall keduanya, jika hanya untuk chat simpel dengan teman biasa bisa menggunakan Telegram, tapi jika ada chat penting yang berhubungan dengan bisnis atau sebagainya bisa menggunakan signal. Selanjutnya tergantung kamu mau pake yang mana ?